Posted on September 23, 2007 by Ryan
Berapa lama Kita dikubur?
Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet.
Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya
memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi,
sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya.
Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar [...]
Filed under: Story | Leave a Comment »
Posted on September 23, 2007 by Ryan
Apa yang akan terjadi seandainya kita bernafas harus dengan mengeluarkan uang, atau melihat harus dengan membayar, begitu pun pula dengan mendengar. Tentunya akan sangat merepotkan. Belum hal-hal yang lainnya. Sungguh suatu anugrah yang tak ternilai harganya, kita bisa menghirup udara dengan sepuas-puasnya, melihat tanpa batas, dan mendengar tanpa ada halangan. Inilah sedikit dari nikmat Allah [...]
Filed under: Story | Leave a Comment »
Posted on July 27, 2007 by Ryan
Aku adalah seorang anak SMA berusia 16 tahun. Ayahku adalah seorang konsultan teknologi dari sebuah bank ternama. Ibuku adalah seorang System Analyst dari sebuah perusahaan sistem operasi ternama di dunia. Aku adalah anak yang sangat dimanja oleh kedua orang tuaku. Di samping itu, aku memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Dari hal-hal kecil sampai [...]
Filed under: Story | 3 Comments »
Posted on February 20, 2007 by Ryan
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Siapa yang mengira hidup akan menjadi seperti ini? No one can know about it, right? Takdir !!!??? Sepertinya kata itu sering sekali kita dengar. Bagaimana dengan takdir saya, takdir anda ataupun takdir orang-orang di sekitar anda. Seperti jawaban sebelumnya…. tiada seorang pun yang mengetahuinya.
Filed under: Story | Leave a Comment »