berapa lama kita dikubur?

Berapa lama Kita dikubur?
Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet.

Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya
memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi,
sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya.
Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke
kanan & kemudian duduk Di atas seonggok nisan “Hj Rajawali binti Muhammad
19-10-1915:20- 01-1965”

“Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo’a untuk nenekmu” Yani melihat wajah
ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut
memejamkan mata seperti ayahnya. Ia  mendengarkan ayahnya berdo’a untuk
Neneknya… Continue reading

Yang tak terhitung oleh apapun….

Apa yang akan terjadi seandainya kita bernafas harus dengan mengeluarkan uang, atau melihat harus dengan membayar, begitu pun pula dengan mendengar. Tentunya akan sangat merepotkan. Belum hal-hal yang lainnya. Sungguh suatu anugrah yang tak ternilai harganya, kita bisa menghirup udara dengan sepuas-puasnya, melihat tanpa batas, dan mendengar tanpa ada halangan. Inilah sedikit dari nikmat Allah yang telah kita dapatkan, dan masih banyak lagi nikmat-nikmat lainnya yang tak bisa kita hitung dengan menggunakan alat-alat canggih sekalipun.

Allah telah memberikan kenikmatan2 pada umat manusia tanpa memandang apakah dia muslim atau bukan. Itulah salah satu bukti dari rasa kasih sayang Allah pada umatnya, meskipun umatnya sering melanggar larangan2Nya. Coba anda ingat2 kembali!!! Pernahkan anda jatuh sakit? Baik itu hanya penyakit yang ringan ataupun penyakit yang berat. Tentunya sangat tidak mengenakkan bukan. Rasa sakit yang kita derita menjadikan kita sulit untuk beraktifitas. Sakit menjadikan kita lemah, sulit untuk berfikir, tidak enak makan dan seribu macam rasa berbeda yang ditimbulkan oleh penyakit. Segala puji hanyalah milik Allah, marilah jangan kita sia-siakan kesehatan yang kita miliki pada saat sekarang ini. Mumpung kita masih diberi kesehatan, diberi umur dan yang pasti kita masih diberikan kesempatan untuk berkarya. Mari kita lakukan segala yang terbaik yang bisa kita lakukan. Mari kita berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan.

Kisah seorang cyber crime

Aku adalah seorang anak SMA berusia 16 tahun. Ayahku adalah seorang konsultan teknologi dari sebuah bank ternama. Ibuku adalah seorang System Analyst dari sebuah perusahaan sistem operasi ternama di dunia. Aku adalah anak yang sangat dimanja oleh kedua orang tuaku. Di samping itu, aku memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Dari hal-hal kecil sampai hal-hal yang imajinier aku tanya langsung kepada kedua orang tuaku. Kadang pertanyaanku sering kali membuat mereka terdiam (sambil berkenyit) berpikir, sebelum memberikan jawaban kepadaku.

Pada saat aku menginjak usia 7 tahun, oleh ayahku aku dibelikan sebuah alat permainan yang terkenal dengan sebutan PlayStation. Hanya dalam waktu singkat aku dapat memainkannya, bahkan untuk game-game yang tingkat kesulitannya cukup tinggi dapat aku selesaikan. Game yang paling aku sukai adalah “Thomb Raider” & “Max Paine”, karena membutuhkan olah pikiran untuk memecahkan misteri & kehati-hatian dalam menjalankan misi. Continue reading

Hikmah di balik ilmu

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Siapa yang mengira hidup akan menjadi seperti ini? No one can know about it, right? Takdir !!!??? Sepertinya kata itu sering sekali kita dengar. Bagaimana dengan takdir saya, takdir anda ataupun takdir orang-orang di sekitar anda. Seperti jawaban sebelumnya…. tiada seorang pun yang mengetahuinya. Continue reading